JALURINFO.COM, LUTIM,- Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar Sosialisasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (KILAS).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Selasa (30/07/2024), dibuka Kepala Dinas Sosial P3A Lutim, Sukarti dan menghadirkan Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Hj. Sufriaty Budiman mengungkapkan, tujuan diadakannya kegiatan ini guna memberikan edukasi kepada para audiens tentang cara melindungi anak dari kekerasan seksual.
 
“Ada 3 hal yang sangat penting yang harus diketahui dalam pelaksanaan KILAS ini yakni pelatihan seksual terhadap terhadap anak dan jenis-jenis kekerasan seksual terhadap anak, dampak negatif terhadap kekerasan seksual terhadap anak dan pentingnya keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual,” ungkap Hj. Sufriaty.

Lebih lanjut, Hj. Sufriaty menjelaskan poin terpenting dalam melindungi anak dari kekerasan seksual ialah menjaga pola asuh terhadap anak.

“Tidak hanya peran Pemerintah dalam memberikan edukasi kepada para orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual tetapi yang paling membutuhkan peran tersebut adalah keluarga terdekat khususnya para orang tua yang menjaga, merangkul dan medidik dengan baik anak-anaknya dirumah,” jelas Hj. Sufriaty.

Diakhir kata, Hj. Sufriaty saat menutup materinya menambahkan pesan inspiratif kepada para orang tua untuk tetap semangat dalam mendidik anak-anak.

“Sebagai orang tua, ingatlah bahwa kita adalah pahlawan dalam kisah hidup anak-anak kita dalam setiap momen kesulitan dan keberhasilannya. Berikan cinta tanpa syarat serta berikan dukungan tanpa batas kepada mereka karena yakin dan percayalah bahwa kita dapat membawa dampak besar dalam membentuk masa depan bagi anak-anak kita,” tutur Hj. Sufriaty.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A, Sukarti saat membuka acara mengharapkan kedepannya kolaborasi antara Pemerintah dan TP PKK mampu menangani permasalahan kekerasan seksual terhadap anak.

“Saya berharap kedepannya kasus yang terjadi di daerah kita bisa teratasi dan bisa lebih berkurang lagi dengan menjaga kerjasama yang baik kita bersama karena kita mampu menangani permasalahan yang terjadi kedepannya,” tandas Sukarti.

Turut hadir Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Arbiyanti Vebthavia Akbar Andi Leluasa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lutim, Hj. Masrah Bahri Suli, Perwakilan Organisasi Wanita Lutim, Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Lutim, Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan se Kabupaten Lutim, Perwakilan
Forum Batara Guru, dan PUSPAGA. (res/ikp-humas/kominfo-sp)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV