JALURINFO.COM, GOWA – Pada Jumat, 23 Mei 2025, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, kembali menyalurkan bantuan sembako kepada lima keluarga miskin ekstrem di Kelurahan Paccinongang dan Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Gowa Sejahtera (Masunggu) yang diinisiasi Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.

“Ini adalah langkah nyata dalam memastikan bahwa tidak ada warga Gowa yang tertinggal, khususnya mereka yang berada dalam kondisi paling rentan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus berjuang dan bangkit dari keterbatasan,” ujar Andi Tenri Indah saat menyerahkan bantuan bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Gowa.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Oleh karena itu, TP PKK akan terus hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan bantuan baik secara materiil maupun moril.

“Sentuhan kemanusiaan adalah bagian dari pelayanan publik. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga ingin membangkitkan harapan,” tegas istri Wakil Bupati Gowa ini.

Dengan pendekatan empatik dan kolaborasi lintas sektor, TP PKK Gowa dan Pemkab Gowa terus bergerak mendekatkan layanan kepada masyarakat, sekaligus mempercepat tercapainya target penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Salah satu penerima bantuan, Mina Dg. Tonji, warga Lingkungan Tinggimae, Kelurahan Tombolo, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah bersyukur sekali ki’ ini bantuan ta’. Semoga berkah bantuanta ini,” ujarnya.

Bantuan sembako tersebut turut diserahkan kepada empat keluarga miskin ekstrem lainnya yang tersebar di dua kelurahan.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Gowa dalam kegiatan tersebut yakni Camat Somba Opu, Nuraeny Apriyani, Sekcam Somba Opu, Muh Zulfikar, dan Lurah Paccinongang, Muh Abdi Nugraha Ridwan.

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV