JALURINFO.COM, GOWA,- Jelang pelaksanaan Beautiful Malino 2025, Pemerintah Kabupaten Gowa terus berbenah dalam menyiapkan kenyamanan event tahunan Pemerintah Kabupaten Gowa tersebut.

Salah satu cara yang dilakukan yakni terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait perbaikan ruas-ruas jalan menuju Malino yang merupakan kewenangan provinsi.

Terbukti dengan koordinasi itu, beberapa jalan mulai dilakukan perbaikan sementara untuk memberikan kenyamanan pengendara.

“Hari ini kami meninjau langsung proses penanganan sementara jalanan di Kabupaten Gowa yang merupakan kewajiban dan kewenangan provinsi. Karena kita akan melaksanakan Beautiful Malino, kami terima aspirasi dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan penanganan sementara in,” ungkap Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat meninjau proses penimbunan dan pengerjaan jalan di Jalan Poros Bilayya, Dusun Palantikang, Kecamatan Pattallassang, Selasa (1/7).

Husniah menyebut, saat ini penanganan sementara dilakukan menggunakan sirtu ataupun paving, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengendara dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini memberikan kenyamanan masyarakat Sulawesi Selatan, karena ini tidak berbicara Gowa namun secara luas Sulawesi Selatan sehingga nyaman ke Malino dan mengurangi terjadinya laka lantas,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, Ir Astina Abbas mengaku selama beberapa hari kedepan pihaknya berfokus melakukan penanganan sementara pada beberapa ruas jalan di Kabupaten Gowa.

“Insya Allah ini terus kita laksanakan selain di Poros Bilayya Pattallassang, kami juga akan bergeser ke Jalan Poros Malino (Lonjoboko). Jadi ada beberapa ruas jalan kita tangani baik menggunakan paving maupun sirtu,” katanya.

Dirinya menyampaikan Pemerintah Provinsi Sulsel akan segera melakukan perbaikan jalan secara permanen menggunakan beton yang diperkirakan mulai pada Oktober 2025 mendatang.

“Tahun ini sebenarnya Gowa masuk dalam perbaikan kontruksi jalan beton, mulai Jalan Yasin Limpo, Bu’rung-Bu’rung -Bili bili dan Sungguminasa – Malino, tapi mungkin pelaksanaannya baru mulai dilakukan pada Oktober nanti, sehingga hari ini kita tangani sementara agar jalan bisa rata dan tentunya memberikan kenyamanan bagi pengendara,” sebutnya.

Pada peninjauan ini Bupati Gowa turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Rusdy Alimuddin, Camat Pattallassang, A Pangeran Zubair dan jajaran.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV