JALURINFO.COM, GOWA, – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar, Minggu (3/8).

Acara ini mengusung tema “ASN Kompeten untuk Kesejahteraan Rakyat”, dengan tujuan menegaskan kembali pentingnya peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama pelayanan publik dan pembangunan nasional.

Wabup Gowa yang juga salah satu alumni menyebut LAN memiliki peran yang strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul khususnya di bidang administrasi pemerintahan.

“Saya yakin dan percaya, alumni LAN adalah pribadi-pribadi berkualitas yang telah memberikan kontribusi besar, tidak hanya di Sulawesi Selatan, tapi juga secara nasional, dan ini bukti bahwa LAN telah mencetak SDM yang membanggakan. Semoga LAN terus melahirkan generasi-generasi birokrat yang handal dan berintegritas,” tambahnya.

Selain itu, Darmawangsyah yang akrab disapa DM, menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya sebagai alumni LAN, di mana dirinya telah menempuh pendidikan strata dua (S2) di lembaga tersebut.

“Saya memiliki banyak kenangan saat mengambil S2 di LAN. Suasananya, para dosennya yang sangat profesional, dan tentu saja kue serta kopi khas kampus yang selalu saya nikmati. Mudah-mudahan sekarang masih ada,” kenang DM.

Olehnya dirinya mengucapkan selamat ulang tahun ke-68 untuk LAN dan mendoakan agar lembaga tersebut terus menjadi garda terdepan dalam pengembangan ASN.

“Selamat ulang tahun ke-68 untuk LAN. Semoga semakin sukses dan jaya selalu dalam mencetak pemimpin-pemimpin terbaik bagi bangsa,” pungkasnya.

Sementara Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr Sulaiman Fattah, turut mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Wakil Bupati Gowa dalam acara tersebut.

“Kami bangga memiliki alumni seperti Pak Darmawangsyah Muin. Beliau adalah contoh nyata bahwa LAN mampu mencetak pemimpin yang berdedikasi dan berprestasi,” ujarnya singkat.

Dr Sulaiman juga berharap momentum ulang tahun ini menjadi titik penguat peran Politeknik LAN dalam mencetak birokrat profesional dan berdampak positif bagi masyarakat.

Turut hadir dalam peringatan ini yakni Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr. Muh Aswad, Kepala Pengadilan Militer III-16 Makassar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, para Pimpinan Perbankan di Makassar serta seluruh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) se-Sulawesi Selatan.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV