JALURINFO.COM, GOWA, – Lomba memasukkan pensil ke dalam botol, menjadi salah satu rangkaian perlombaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 RI di Halaman Kantor Bupati Gowa, Senin (11/8).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai cara memeriahkan kemerdekaan RI, sekaligus sebagai wujud kebersamaan dan persatuan seluruh pegawai lingkup Pemkab Gowa.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas di antara kita semua. Semangat kebersamaan ini yang menjadi kekuatan utama dalam membangun Gowa yang lebih maju di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Vertikultur Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Nasrullah Arif mengatakan perlombaan ini diikuti sekitar 24 tim antar SKPD/intansi se Kabupaten Gowa, yang terdiri lima orang setiap timnya.

“Tujuan lomba ini untuk sebagai ajang silaturrahmi antara SKPD yang ada di Kabupaten Gowa, jadi sebenarnya kita disini bukan untuk mencari menang kalah cuman bagaimana kita mempererat hubungan emosional antara SKPD lainnya,” ujarnya.

Salah satu peserta perwakilan tim Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Yuni Sri Yanti mengungkapkan bahwa dirinya antusias dan sangat senang mengikuti perlombaan ini dan berharap seluruh rekan ASN maupun non ASN dapat turut serta menyemarakkan Peringatan HUT Ke-80 RI.

“Perasaan saya deg-degan ada senangnya juga, intinya kita disini kerja sama tim karena di dalam setiap pertandingan itu pasti ada menang dan kalah nya,” terangnya.()

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV