JALURINFO.COM, DAMASKUS – Israel melancarkan serangan udara ke jantung Damaskus pada 17 Desember 2025, menghantam markas Kementerian Pertahanan Suriah dan area dekat Istana Presiden.

Rekaman yang beredar di media sosial X memperlihatkan ledakan besar, asap hitam pekat, dan kerusakan parah di pusat ibu kota.

Serangan ini disebut sebagai eskalasi serius, dipicu bentrokan sektarian di provinsi Sweida, Suriah selatan, yang melibatkan milisi Druze, suku Bedouin, dan pasukan pemerintah Suriah pasca-jatuhnya Bashar al-Assad pada Desember 2024.

Israel mengklaim aksi tersebut dilakukan untuk melindungi komunitas Druze dan mencegah pasukan Suriah mendekati perbatasan.

Sementara itu, akun-akun pro-Suriah mengecam keras serangan ini sebagai agresi terbuka, dengan peringatan bahwa kawasan Timur Tengah “tidak akan melupakan” serangan tersebut.