JALURINFO.COM Makassar — Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 11.45 WITA. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik dan mengakibatkan satu warga mengalami luka sedang.

Salah satu kejadian terjadi di Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Bira. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa mobil pick up Kijang bernomor polisi DD 1298 CZ yang tengah terparkir di bahu jalan dan digunakan untuk berjualan buah rambutan. Akibat insiden tersebut, seorang perempuan bernama Hasma Ayu Lestari (31) mengalami luka sedang.

Korban segera dievakuasi oleh petugas gabungan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya untuk mendapatkan penanganan medis.

Menanggapi kejadian itu, Camat Tamalanrea, Ikbal, S.STP, turun langsung ke lokasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Satpol PP. Petugas melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, dan pembersihan material pohon tumbang guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran arus lalu lintas.

“Alhamdulillah korban sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di RSUD Daya. Kami bergerak cepat bersama seluruh unsur terkait untuk menangani dampak angin kencang ini,” ujar Ikbal di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, angin kencang mengakibatkan sedikitnya tiga pohon tumbang di wilayah Kecamatan Tamalanrea, masing-masing di Jalan Ir. Sutami, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan wilayah Bontoa Parangloe A. Seluruh titik kejadian telah ditangani oleh petugas gabungan.

Camat Tamalanrea juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau warga agar berhati-hati saat hujan disertai angin kencang. Hindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon besar dan di bahu jalan. Jika melihat potensi bahaya, segera laporkan kepada pemerintah setempat atau petugas terkait,” tegasnya.

Hingga Minggu siang, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan akses Jalan Ir. Sutami kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan (**)