JALURINFO.COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya pengelolaan sampah selama Ramadan, khususnya menjelang libur Idulfitri yang biasanya diiringi lonjakan produksi sampah.
Arahan tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Fathul Jihad, Kecamatan Tallo, Selasa (3/3/2026), dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar.
Menurut Munafri, meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan berdampak langsung pada kenaikan konsumsi dan produksi sampah di lingkungan permukiman.
“Karena intensitas kegiatan tinggi, tentu ada dampak yang ikut bertambah. Salah satunya adalah sampah. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Ia meminta camat, lurah, hingga ketua RT/RW untuk mengantisipasi potensi penumpukan sampah yang biasanya meningkat hingga akhir Ramadan. Apalagi menjelang Lebaran, sebagian petugas kebersihan kemungkinan mudik ke kampung halaman.
Karena itu, Munafri meminta pemerintah kecamatan mulai mengatur jadwal dan sistem penanggung jawab kebersihan sejak dini, baik sebelum maupun sesudah Lebaran.
“Jangan sampai karena petugasnya pulang kampung, kita berlebaran dengan tumpukan sampah di sekitar kita. Ini harus diatur betul dari sekarang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, agar momentum Idulfitri tetap berlangsung nyaman tanpa persoalan sampah.
“Jangan sampai di hari Lebaran kita lebih sibuk mengurus sampah daripada bersilaturahmi dengan keluarga,” pungkasnya. (*)
