JALURINFO COM, MAKASSAR — PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) menerima kunjungan resmi Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, bersama delegasi Royal Thai Embassy di kantor pusat KIMA, Makassar, Senin (2/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan serta menjajaki peluang investasi dan kolaborasi industri antara pelaku usaha Thailand dengan kawasan industri di Indonesia Timur.
Rombongan duta besar diterima langsung oleh Direktur Utama KIMA, Alif Abadi, bersama Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis, R.B. Alexander Chandra Irawan, serta jajaran manajemen perusahaan.
Alif Abadi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian mitra internasional terhadap potensi kawasan industri di Sulawesi Selatan.
“Kunjungan Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Thailand merupakan kehormatan sekaligus bentuk kepercayaan terhadap pengembangan kawasan industri KIMA. Kami terus memperkuat kesiapan kawasan dari sisi infrastruktur, layanan investasi, serta tata kelola perusahaan untuk mendukung ekspansi pelaku usaha dan pertumbuhan industri yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, manajemen KIMA juga memaparkan berbagai keunggulan kawasan industri, mulai dari ketersediaan lahan, fasilitas penunjang, konektivitas logistik strategis, hingga layanan terpadu bagi investor nasional dan internasional.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, perusahaan asal Thailand yang telah menjadi tenant di kawasan industri KIMA. Perusahaan ini bergerak di sektor agribisnis terintegrasi, mulai dari produksi pakan ternak, pembibitan unggas, peternakan, hingga pengolahan dan distribusi produk pangan berbasis unggas.
Kehadiran perusahaan tersebut menjadi salah satu contoh kontribusi investasi Thailand dalam memperkuat rantai pasok industri pangan sekaligus mendorong penciptaan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Kunjungan ini diharapkan semakin membuka peluang kolaborasi industri, meningkatkan arus investasi asing, serta memperkokoh posisi KIMA sebagai pusat pertumbuhan ekonomi strategis di Indonesia Timur.
Tentang KIMA
PT Kawasan Industri Makassar merupakan anggota holding BUMN Danareksa yang didirikan pada 31 Maret 1988. Kawasan industri ini berlokasi di Makassar dan Maros, Sulawesi Selatan, dengan total pengelolaan lahan sekitar 340 hektare untuk mendukung pengembangan industri dan pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.
