JALURINFO.COM, MAROS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MTs Pondok Pesantren Annur Tompobulu, Kabupaten Maros. Para siswa madrasah ini berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak pada ajang Olimpiade Sains Indonesia (OSI) yang digelar di SMPN 6 Makassar dan diikuti oleh berbagai sekolah unggulan se-Sulawesi Selatan.
Atas capaian tersebut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Maros, H. Muhammad Nur Halik, S.Sos., M.A, secara langsung memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi MTs Ponpes Annur Tompobulu pada hari ini. Penyerahan penghargaan tersebut turut didampingi Kasi Madrasah Kemenag Maros, Muh. Yusuf Jufri, S.Ag., M.Pd, serta Kasi Pondok Pesantren Kemenag Maros, H. Muhammad Sunusi.

Medali emas bidang Matematika diraih oleh Disairi Regita Cahyani SH, siswa kelas VIII MTs Annur Tompobulu sekaligus santri Pondok Pesantren Annur Tompobulu. Disairi menjadi salah satu dari hanya dua peserta se-Sulawesi Selatan yang berhasil meraih emas pada bidang tersebut, bersama Muh. Aqil Najih Falehi dari SMP Islam Bukit Baruga. Prestasi Disairi semakin istimewa karena ia juga merupakan penghafal Al-Qur’an (hafizah) dengan progres hafalan 9 juz.
Sementara itu, medali emas kedua dipersembahkan oleh Muhammad Puang Mappaccing pada bidang Bahasa Inggris, dan medali perak diraih oleh Muh Raysan Fikri Hidayat, melengkapi pencapaian gemilang MTs Annur Tompobulu pada ajang bergengsi tersebut.
Kepala Kemenag Maros, H. Muhammad Nur Halik, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih para siswa. Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa madrasah dan pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga kompetitif dalam bidang sains dan pengetahuan umum.
“Prestasi ini membuktikan bahwa pendidikan madrasah dan pesantren, khususnya di MTs dan Ponpes Annur Tompobulu, mampu mencetak siswa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Ini patut menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya di Kabupaten Maros,” ujarnya.
Pondok Pesantren Annur Tompobulu selama ini dikenal konsisten menerapkan pendidikan yang seimbang antara akademik dan keagamaan. Keberhasilan Disairi sebagai hafizah Al-Qur’an yang menjuarai olimpiade sains menjadi representasi nyata dari sistem pendidikan tersebut.
Dengan raihan dua emas dan satu perak ini, MTs Annur Tompobulu dan Ponpes Annur Tompobulu kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang serius membina prestasi, karakter, dan spiritualitas peserta didik secara beriringan.
