JALURINFO.COM, Makassar, 11 Januari 2026 — Mengantisipasi potensi banjir dan genangan saat musim hujan, Lurah Katimbang, Muhammad Syarif, SE., M.Si, melakukan peninjauan langsung ke wilayah perbatasan Makassar–Maros, tepatnya di area Kompleks Kodam III yang berbatasan dengan aliran Sungai Biringjenne.
Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir karena berada di dataran rendah dan berdekatan dengan aliran sungai.
“Alhamdulillah, kondisi di wilayah perbatasan Makassar–Maros, khususnya di sekitar Kodam III, masih dalam posisi aman. Namun kami tetap mengimbau warga untuk waspada, terutama yang bermukim di sekitar bantaran sungai,” ujar Muhammad Syarif saat ditemui di lokasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan sungai, guna mencegah penyumbatan yang dapat memperparah genangan saat hujan turun deras.
Pemerintah Kelurahan Katimbang terus melakukan koordinasi dengan RT, RW, serta unsur terkait lainnya dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pemantauan titik rawan banjir dan kegiatan pembersihan saluran air dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.
“Kami mengajak seluruh warga untuk aktif melaporkan apabila ada tanda-tanda kenaikan debit air atau kerusakan pada sistem drainase, agar bisa segera direspon dan ditangani,” tambahnya.
Melalui langkah preventif dan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan wilayah Kelurahan Katimbang, khususnya di kawasan perbatasan Makassar–Maros, tetap aman dan minim risiko bencana selama musim penghujan berlangsung
