JALURINFO.COM, GOWA,- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi meresmikan SS Sport Centre yang merupakan arena olahraga badminton dan mini soccer.

Arena ini berlokasi di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu.

Bupati Adnan mengatakan, kehadiran tempat ini akan sangat membantu daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Apalagi, keberadaan Gowa hingga saat ini merupakan penyangga Kota Makassar, sehingga harus mampu menciptakan daya tarik tersendiri agar masyarakat di luar Kabupaten dan mau membelanjakan uangnya disini.

“Gowa adalah daerah penyangga Kota Makassar, dimana salah satu permasalahannya adalah sulit meningkatkan pendapatan perkapita kita. Karena itu untuk membuat orang-orang khususnya masyarakat Gowa tidak membelanjakan uangnya di Makassar, maka harus diciptakan daya tarik. Salah satunya sarana olahraga seperti SS sport centre ini,” ungkapnya di sela-sela peresmian, Senin (15/7).

Tak hanya itu, orang nomor satu di Gowa ini menyebut ketika tempat usaha baru dibangun maka akan membuka lapangan pekerjaan. Sehingga secara tidak langsung juga akan menekan angka pengangguran di Kabupaten Gowa.

“Kami pemerintah dan jajaran mengucapkan selamat atas berdirinya SS sport ini, kami sangat senang semoga yang dipekerjakan juga kebanyakan orang Gowa sehingga kita mampu menekan angka pengangguran karena setiap ada lapangan pekerjaan maka akan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Gowa,” tutupnya.

Sementara Owner SS Sport Centre, Muhammad Ikram Riswandi Sahabuddin mengatakan, saat ini olahraga telah menjadi lifestyle bagi seluruh kalangan. Mulai dari gen Z, millenial hingga gen X, sehingga dirinya yang menyukai olahraga badminton dan mini soccer membuat lapangan tersebut.

“Olahraga sangat penting khususnya untuk tubuh kita seperti badminton, minisoccer dan golf sudah menjadi salah satu olahraga digandrungi. Dari sinilah kami membangun lapangan ini dengan harga yang terjangkau namun kualitas yang sangat baik,” katanya.

Lebih jauh, SS sport adalah singkatan dari sehat selalu dan juga menjadi motto dan visi misi tempat ini yang diharapkan menjadi sarana olahraga untuk seluruh masyarakat Gowa maupun Makassar.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang turut dihadiri Bupati Maros, Chaidir Syam, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dan jajaran serta beberapa tamu undangan lainnya. (NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV