JALURINFO.COM, BULUKUMBA,- Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf membuka turnamen sepak bola Bupati Cup 3 Zona Kecamatan Rilau Ale di Desa Bonto Bangun, Kamis 18 Juli 2024. Usai membuka, Wabup Edy Manaf melakukan tendangan pertama.

Dalam sambutannya, mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel dua periode ini, mengungkapkan filosofi sepak bola yang tanpa batas. Ia bilang, sepak bola memiliki magnet kuat dan kecintaan suporter.

Edy Manaf kemudian mencontohkan kompetisi sepak bola paling bergengsi di Benua Biru, yang digelar beberapa waktu lalu. Kompetisi itu, sedemikian rupa membentuk fanatisme dukungan.

“Sepak bola sesuatu yang tanpa batas. Kemarin kita nonton Euro dan Copa America. Yang bermain bukan negara kita, tapi kita rela begadang untuk menyaksikannya,” ujarnya.

Menurutnya sepak bola memberi banyak pelajaran positif, terutama dalam mengeratkan silaturahmi sesama tim yang berlaga hingga suporter dari masing-masing tim tersebut.

“Dalam sepak bola, banyak nilai-nilai yang bisa kita petik. Seperti pentingnya menjunjung tinggi sportivitas. Sepak bola adalah kebutuhan kita semua,” jelas Edy Manaf.

“Turnamen ini ajang kompetensi. Manfaatkan sportivitas sebaik-baiknya. Jangan ada perbedaan yang mengarah perpecahan. Olahraga ini sangat indah tanpa ada kerusuhan,” sambungnya.

Edy Manaf mengatakan, turnamen sepak bola Bupati Cup Bulukumba adalah sejarah baru dalam menyajikan hiburan ke masyarakat di setiap momentum menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Apalagi kompetisi ini, sudah dilaksanakan selama 3 tahun berturut-turut.

“Alhamdulillah turnamen ini bisa terlaksana karena kolaborasi kita semua. Ada peran kepolisian, TNI, panitia dan lain sebagainya. Ini bukti kalau kita ikhlas didasari gotong royong, pasti hasilnya akan baik,” tukasnya.

“Kemarin saya kasi hadiah di Herlang. Di Rilau Ale ini, juara 1 saya kasi baju seragam sepak bola. Ditambah lagi baju tim kecamatan yang berlaga di tingkat kabupaten nantinya,” jelasnya menambahkan.

Camat Rilau Ale, H Muh Sabir mengaku pelaksanaan Bupati Cup ini, awalnya akan dilaksanakan di lapangan Desa Bontomanai. Namun karena beberapa pertimbangan, maka turnamen ini dilaksanakan di Desa Bonto Bangun.

“Tahun-tahun sebelumnya sepak bola dilaksanakan di Bontomanai, di sini upacara puncak peringatan Hari Kemerdekaan. Tahun ini, lapangan di Bontomanai menjadi lokasi upacara puncak peringatan Hari Kemerdekaan. Makanya lapangan di sana disterilkan,” ungkapnya.

Muh Sabir mengemukakan persiapan panitia Bupati Cup 3 Zona Rilau Ale, yang teramat singkat. Waktu persiapan yang hanya 1×24 jam, membutuhkan kerja ekstra.

“Kami mengapresiasi seluruh panitia, kepala Desa Bonto Bangun dan lainnya. Dengan waktu yang sangat singkat bisa terlaksana. Jam 3 sore kemarin keputusannya, jam 3 sore hari ini dilaksanakan kickoff. Kami juga laporkan, lapangan ditimbun beberapa menit sebelum kickoff,” katanya.

Ia berpandangan Bupati Cup merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, dalam pengembangan olahraga sepak bola.

“Ini ajang silaturahmi antar desa. Nanti ada yang mewakili kecamatan Rilau Ale ke tingkat kabupaten. Semoga yang bertanding nantinya, benar-benar pemain berkualitas,” kata Sabir.

Sementara itu, panitia pelaksana Bupati Cup tingkat Kabupaten Bulukumba H lham Amdar mewakili Ketua Askab PSSI Bulukumba menyampaikan bahwa Bupati Cup Zona Rilau Ale diikuti oleh sebelas desa dan kelurahan, serta satu sekolah menengah kejuruan.

Askab PSSI Bulukumba, katanya, mengawal pelaksanaan Bupati Cup di masing-masing kecamatan. Ia bilang setiap kecamatan yang melaksanakan Bupati Cup, dikawal oleh perwakilan Askab PSSI Bulukumba sebagai koordinator.

“Kami laporkan bahwa Askab PSSI Bulukumba berkontribusi atau bertanggung jawab dalam hal deklarasi wasit dan uang pembinaan,” jelas pria yang akrab disapa Haji Kumbara.

Ilham menerangkan bahwa Bupati Cup Zona Rilau Ale dilaksanakan hingga akhir Juli 2024, menggunakan sistem setengah kompetisi dengan total 18 pertandingan secara keseluruhan.

“Pembukaan hari ini adalah pembukaan ketiga Bupati Cup di tingkat kecamatan. Dua kecamatan lain yang sudah memulai, yaitu Kecamatan Bonto Bahari dan Herlang,” imbuhnya.

Di laga pembuka, tim sepak bola Desa Bontolohe berhadapan dengan Desa Swatani. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim bermain imbang dengan skor kacamata 0-0.(*)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV