JALURINFO.COM, GOWA, – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyerahkan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX, XX, X Tahun dari Presiden RI sekaligus melepas ASN yang memasuki Purna Bakti di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Jumat (15/8).

Ia mengatakan seluruh ASN yang meraih penghargaan ini telah mengabdi untuk Kabupaten Gowa. Sehingga Satyalancana ini diberikan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat melalui pemerintah daerah.

“Saya terharu, karena penerima penghargaan adalah mereka yang telah berbakti dan mengabdikan dirinya untuk Kabupaten Gowa. Penghargaan ini patut diberikan dan menunjukkan bentuk cinta kami kepada mereka semua,” ungkapnya.

Selain itu, Satyalancana ini juga merupakan reward yang diberikan kepada setiap ASN yang mampu menunjukkan prestasi, profesionalisme dan kinerja yang
tinggi tanpa ada intervensi negatif atau kolusi, korupsi dan nepotisme dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya kepada bangsa, negara dan masyarakat.

“Penghargaan ini bisa dalam bentuk pemberian insentif, pujian, promosi maupun tanda kehormatan seperti ini. Sedangkan punishment atau hukuman diberikan kepada aparat yang melaksanakan tugas menyimpang atau melanggar dari norma-norma dan aturan yang berlaku. Keduanya cukup penting untuk memacu motivasi dan disiplin ASN dalam meningkatkan profesionalitas dan kinerjanya,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu dirinya turut melepas ASN Lingkup Pemkab Gowa yang memasuki masa purna bakti tahun 2025 ini. Menurutnya mereka adalah pionir di jamannya dan telah membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk tumbuh, berkembang, dan semakin kuat.

“Kami yakin, walaupun mereka telah menjalani masa pensiun, akan tetapi kapasitas dan kemampuan mereka di tengah-tengah masyarakat masih sangat dibutuhkan termasuk bagi Pemerintah Kabupaten Gowa,” jelas Husniah.

Olehnya dirinya mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh ASN, baik yang menerima penghargaan maupun yang memasuki masa purna bakti.

“Terimakasih atas pembinaan dan pengabdian kalian bagi Kabupaten Gowa. Bagi ASN aktif teruslah mengabdi dan meningkatkan potensi SDM-nya, sehingga menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam mengemban tugas kedinasan sehari-hari,” harapnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Zubair Usman mengatakan total peraih Satyalancana Karya Satya ini sebanyak 203 orang yang terdiri dari 148 orang untuk 10 tahun, 16 orang untuk 20 tahun dan 39 orang 30 tahun. Sementara yang memasuki masa Purnabakti tahun 2025 sebanyak 295 orang.

“Seluruh peraih penghargaan ini merupakan ASN yang telah mengabdi mulai 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun yang secara terus menerus menunjukkan kecakapan, kedisiplinan dan kesetiaan sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap ASN lainnya,” katanya.

Salah satu penerima Satyalancana 30 tahun, Kepala Dinas PTSP Kabupaten Gowa, Indra Setiawan Abbas mengaku akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi diri untuk terus bekerja dan mengabdi kepada daerah, salah satunya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tentu kami bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah pusat dan daerah. Meskipun kami telah mengabdi 30 tahun, namun harus terus bekerja dengan baik, karena ini adalah tanggungjawab besar yang harus diemban khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang semaikin baik, berkualitas dan meningkatkan peluang investasi di Kabupaten Gowa,” pungkasnya.

Pada penganugerahan ini, Bupati Gowa turut didampingi Wakil Bupati Gowa, Darmawangysah Muin, Sekda Gowa, Andy Azis yang juga menerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, jajaran Forkopimda Gowa, para Pimpinan SKPD dan Camat se-Kabupaten Gowa.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV