JALURINFO.COM, MAROS – Guna mempercepat proses evakuasi dan koordinasi lapangan, Polres Maros mendirikan posko darurat di kawasan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Posko ini difungsikan untuk mem-backup penuh upaya pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500.

​Kapolres Maros melalui Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Leang-Leang didasarkan pada titik koordinat terdekat yang bisa diakses kendaraan sebelum menuju medan berat di lokasi jatuhnya pesawat.

“Posko ini dipersiapkan sebagai back-up evakuasi untuk mempermudah mobilisasi tim SAR gabungan, TNI, dan relawan yang menyisir medan perbukitan yang cukup terjal.”

Posko di Leang-Leang berfungsi sebagai back up dari posko utama di desa Tompobulu Kabupaten pangkep, titik transit sekaligus tempat istirahat relawan.” Ungkapnya.

Polres Maros juga menyiagakan puluhan personel dari berbagai satuan, mulai dari Satuan Samapta untuk melakukan evakuasi, hingga tim Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) untuk disiagakan.

​”Kami mendirikan posko ini sebagai bentuk respons cepat untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar. Medan menuju titik jatuhnya pesawat cukup menantang, sehingga diperlukan titik kumpul yang strategis bagi seluruh unsur yang terlibat,” ujar Kasi Humas, Rabu (21/1).

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan sudah mengevakuasi 2 jenasah dan masih berupaya melakukan pencarian korban lainnaya di sekitar pegunungan bulusaraung. Cuaca dilaporkan cukup berawan, namun tim tetap diinstruksikan untuk bergerak dengan mengutamakan keselamatan.