JALURINFO.COM, GOWA, – Jelang akhir masa jabatannya sebagai kepala daerah, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pamit ke Pangdivif 3 Kostrad.

Kunjungan ini diterima langsung Panglima Divisi 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama jajaran di Markas Divif 3 Kostrad Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Jum’at, (14/2).

“Luar biasa sambutan beliau, saya merasa terhormat sekali, padahal kita hanya kunjungan biasa sekaligus pamit karena sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatan. Ini bukti bahwa Pemkab Gowa dengan beliau memiliki hubungan emosional yang baik,” ungkap Adnan.

Lebih lanjut, ia mengaku Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Divif 3 Kostrad terus menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan baik. Dimana selama sembilan tahun menjabat bersama Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Pemkab Gowa telah memberikan berbagai bantuan hibah.

“Kami tentu sangat bangga dan berterimakasih karena selalu didukung oleh Divif 3. Salah satu kebanggaan selama menjabat sebagai kepala daerah adalah hadirnya Divif 3 Kostrad dan kami ikut membebaskan lahan ini. Bahkan sejak tahun 2022 kita tidak pernah absen memberikan hibah dan bantuan lain seperti pengaspla jalan, tempat sampah, handtraktor, tong sampah, temapt tidur dan lainnya,” ungkapnya.

Olehnya ia berharap, kerjasama ini mampu terus dijaga dan ditingkatkan demi Kabupaten Gowa yang selalu aman dan kondusif.

Sementara Pangdivif 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas bantuan yang diberikan selama ini kepada Divif 3 Kostrad.

“Beliau ini sangat memperhatikan Divif 3 Kostrad. Banyak sekali bantuan yang diberikan kepada kami sehingga tentu kami bersama jajaran sangat berterimakasih,” katanya.

Pada kunjungannya ini Bupati Gowa turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gowa, Andry Mauritz dan Kecamatan Bontomarannu, Muhammad Syafaat Surya Atmaja.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV