Terima Kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut di Gowa

JALURINFO.COM, GOWA,- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi Program Ketahanan Pangan Lantamal VI yang sasar wilayah Kabupaten Gowa.

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut dan Ketua Umum Jalasenastri dalam rangka Penanaman Pohon dan Bakti Sosial dan Kesehatan di Desa Tamanyelleng, Kecamatan Barombong, Sabtu (10/8).

“Tentu kami sangat mengapresiasi program ketahanan pangan ini, apalagi salah satunya Gowa dipilih sebagai lokus sasaran sehingga pemerintah akan terbantu sehingga kami akan ikut berperan dalam mensukseskan program tersebut,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini dirinya juga mengucapkan selamat datang kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) di Wilayah Kabupaten Gowa untuk memantau jalannya program ini, ditambah adanya makan siang gratis bagi anak sekolah (gemar makan ikan).

Ditempat yang sama Komandan Lantamal VI, Brigadir Jenderal TNI Andi Rahmat mengajak pemerintah daerah dan swasta agar turut serta mensukseskan program ini. Terlebih dalam program tersebut selain penanaman pohon pisan cavendish, juga dilakukan bakti kesehatan, bakti sosial dan makan siang bergizi gratis melalui gemar makan ikan untuk anak sekolah.

“Hari ini kita lakukan berbagai kegiatan salah satunya bakti kesehatan yang didalamnya ada donor darah, pemeriksaan kesehatan bagi warga setempat, dan penanaman. Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini salah satunya pemerintah daerah Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Sementara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, menyampaikan Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi penyangga kawasan Ibukota Nusantara yang baru sehingga program ketahanan pangan ini sangat membantu khususnya dalam memastikan dan menjamin kesejahteraan wilayah.

“Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan aparat pemerintah daerah sangatlah penting. TNI Angkatan Laut berkomitmen untuk bekerjasama terus dengan pemerintah daerah dalam berbagai program termasuk kegiatan penanaman pisang cavendish yang kita laksanakan hari ini,” ujarnya.

Melalui program ini, Kata Laksamana TNI Muhammad Ali bukan hanya berfokus pada ketahanan pangan, tapi juga berusaha memanfaatkan potensi besar yang dimiliki daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberadaan pangkalan utama TNI Angkatan Laut VI Makassar merupakan langkah konkrit dalam upaya untuk menjaga keamanan di wilayah laut Sulawesi Selatan dan hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari kami untuk memastikan bahwa setiap jengkal perairan Indonesia terlindungi dengan baik termasuk di wilayah perairan Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Olehnya pada momentum tersebut dirinya juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh institusi maupun instansi yang terlibat mulai dari Kodam, Polda maupun dari Pemerintah Kabupaten Gowa dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Beberapa kegiatan tersebut meliputi pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, khitanan massal bagi masyarakat sekitar, pemberian tali asih berupa paket sembako, penyediaan makan siang bergizi dan penanaman bibit pisang cavendish di lahan tidur milik PT Gowa Makassar Tourism Development seluas 25 hektar.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV