JALURINFO.COM, LUTIM,- Bupati Luwu Timur, H. Budiman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Direktur dan Bendahara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berlangsung di Hotel Grand Asia Makassar, Jumat (26/07/2024).

Kegiatan ini terlaksana atas inisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Luwu Timur bekerjasama Macca Indonesia Foundation-MIND, dan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmingrasi (KEMENDES PDTT).

Adapun tujuan bimtek untuk mengimplementasikan pengelolaan BUMDes yang profesional dan akuntabel yang Berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa dan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Dalam arahannya, Bupati H. Budiman dalam mengatakan, dalam rangka mendukung gerakan masyarakat yang membantu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, maka salah satu yang perlu digalakkan adalah pemberdayaaan sekaligus mendorong peran BUMDes sebagai salah satu penggerak perekonomian desa serta penyedia pelayanan dasar bagi masyarakat desa.

“Bimtek Peningkatan Kapasitas Direktur dan Bendahara BUMDes kami pandang penting sekali dilaksanakan dalam rangka penguatan kapasitas personil maupun kelembagaan BUMDes untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang dalam memperdayakan potensi yang ada di desa,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Budiman menyampaikan bahwa, beberapa prinsip pengelolaan BUMDes yang wajib dipedomani adalah professional, terbuka dan bertanggung jawab, partisipatif, prioritas sumber lokal dan berkelanjutan.

“Kami berharap agar para Direktur atau Bendahara BUMDes sungguh-sungguh memegang prinsip-prinsip ini agar pengelolaan BUMDes dapat dilakukan dengan baik. Prinsip-prinsip ini harus menjadi pegangan atau panduan dalam setiap tahapan aktifitas yang dilakukan baik dalam tahapan perencanaan maupun pelaksanaan dan pengelolaan usaha,” tuturnya.

“Jadi saya minta para pengelola BUMDES belajar dari BUMDES yang telah lebih dulu berdiri dan di anggap berhasil dalam pengelolaannya profesionalisme para pengurusnya, sehingga BUMDES dapat terus berkembang, berinovasi dalam melanjutkan kebaikan,” jelas Bupati.

Sementara Kepala DPMD Luwu Timur, Halsen mengungkapkan, Bimtek Peningkatan Kapasitas Direktur dan Bendahara BUMDes ini diikuti 206 peserta yang berasal dari Desa di Luwu Timur.

“Peserta Bimtek terdiri dari Direktur BUMDes dan Bendahara BUMDes. Materi bimtek akan dibawakan oleh Narasumber dari BPPMDDTT Makassar, Kapolres Luwu Timur dan Kejari Luwu Timur. Waktu pelaksanaan Bimtek selama tiga hari yakni dari tanggal 26 hingga 29 Juli 2024,” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas bagi Pengelola BUMDes di Kabupaten Luwu Timur diharapkan, Direktur, dan Bendahara memiliki visi dan misi yang sama dalam mengembangkan BUMDes sesuai kearifan lokal di wilayah masing-masing.

Pembukaan Bimtek Peningkatan Kualitas BUMDes tersebut ditandai dengan penyematan secara simbolis kartu tanda peserta oleh Bupati Luwu Timur yang disaksikan Kepala DPMD Luwu Timur, Halsen, Direktur MIND, Haeril Al Fajri dan seluruh peserta Bimtek. (is
/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV