JALURINFO.COM, GOWA,- Di era digital kemasan produk bagi kelompok usaha dianggap penting. Hal ini agar produk-produk yang ditawarkan mampu memenuhi pasar saat ini.

Dalam mendorong kualitas produk melalui kemasan bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa memberikan Pelatihan Packaging Kemasan dan Digital Marketing yang berlangsubg di Hotel Grand Imawan, Makassar, Jum’at (9/8).

Kegiatan ini tak hanya diikuti Kelompok UP2K PKK saja tetapi juga para pelaku usaha lainnya di wilayah Kabupaten Gowa.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf mengatakan, saat ini kemasan memiliki peran yang sangat penting dalam pemasaran produk bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kemasan bukan hanya harus sesuai dengan preferensi dan kebutuhan target pasar, namun juga memiliki dampak besar pada keputusan pembelian bagi konsumen.

“Karenanya, penting untuk memahami kebutuhan konsumen dalam merancang kemasan yang tepat. Dengan kemasan yang baik, kita dapat memperkuat citra merek, meningkatkan penjualan dan menjalin hubungan jangka panjang dengan konsumen,” kata Mussadiyah dihadapan peserta pelatihan.

Lanjutnya, pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan dan membantu para pelaku usaha agar lebih memahami pentingnya penggunaan kemasan untuk meningkatkan kualitas produk. Termasuk melatih peserta agar menguasai teknik pemasaran melalui media sosial dan jaringan internet dengan pembuatan konten menarik dengan sarana digital marketing agar dapat menghasilkan pendapatan yang signifikan untuk meningkatkan perekonomian.

“Masih banyak industri lokal yang memasarkan produk secara tradisional sehingga memerlukan bantuan untuk melakukan pemasaran secara efektif dan efisien. Produk yang dipasarkan melalui media sosial dan e-commerce dapat dijangkau oleh konsumen yang lebih luas sehingga kita dapat meningkatkan penjualan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga selalu Sekretaris Pokja II TP PKK Kabupaten Gowa, Irawati menyampaikan, tujuan dari pelatihan ini adalah agar para pelaku UP2K jangkauan konsumennya lebih banyak dengan cara yang efisien.

“Selain itu, dengan pelatihan Packaging ini, para pelaku UP2K dapat mengikuti perkembangan di era digital. Dan yang tidak kalah penting adalah Untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Pada pelatihan ini juga TP PKK Kabupaten Gowa menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya serta memberikan ilmu tentang digital marketing atau pemasaran digital.

Pelatihan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gowa, Muh Basir, juga dihadiri sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pelaku UP2K dan UMKM se-Kabupaten Gowa. (AF)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV