JALURINFO.COM, GOWA, – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Alfa Group melalui Gerai Alfamart berupa motor sampah.

Bantuan ini diterima langsung Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin dan Sekretaris TP PKK Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham di Gedung PKK Sungguminasa, Kamis (3/7).

Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan, motor sampah ini nantinya akan digunakan khusus untuk mobilisasi pengelolaan Bank Sampah yang ada di Kecamatan Somba Opu.

“CSR dari Alfa Group dalam hal ini Alfamart ini akan dikelola oleh PKK Kabupaten Gowa, dimna motor sampah ini akan keliling mengambil hasil olahan bank-bank sampah di Kecamatan Somba Opu dan langsung akan dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup,” kata istri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin ini.

Selain itu motor sampah ini juga akan menampung sampah rumah tangga baik yang sudah dikelola masyarakat maupun yang belum dikelola untuk dibawa ke Bank Sampah yang ada di Kecamatan Somba Opu.

“Jadi motor sampah ini bergerak sesuai visi misi pemerintah daerah yakni membantu bupati dan wakil bupati terkait penanganan sampah, ” ujarnya.

Sementara, General Manager Alfamart, Faturrahman mengatakan penyerahan CSR ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan dan memberikan pelayanan terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Terkait masalah penyerahan motor sampah ini kita tidak melihat siapa yang kami beri apakah itu PKK atau instansi manapun, intinya adalah kita membantu kebutuhan daripada Kabupaten Gowa, baik itu digunakan untuk kebersihan maupun untuk keperluan UMKM, kita berkewajiban untuk membantu atau memberikan satu pelayanan terbaik juga kepada Pemda Kabupaten Gowa,” kata Faturrahman.

Sebelumnya juga Alfa Group telah menyerahkan 2 unit motor Sampah yang diserahkan serentak bersama Bank Sulsel di Kantor Bupati Gowa belum lama ini.

“Ternyata PKK Gowa juga butuh unit untuk membantu mobilisasi Bank Sampah di Kecamatan Somba Opu ini, ditambah lagi kita kan adakan sesuai dengan apa yang menjadi program daripada Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Diharapkan kedepannya Alfa Group dan Pemerintah Kabupaten Gowa bisa terus berkolaborasi dalam setiap program pemerintah dan hubungan baik ini terus berjalan harmonis.(AF)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV