ENREKANG, JALURINFO.COM– Penyaluran bantuan sosial dari Kapolda Sulsel dan Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel untuk korban bencana alam masih dilakukan khususnya di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Enrekang.

Kegiatan hari pertama penyaluran bantuan juga langsung oleh kapolres Enrekang AKBP.Dedi Surya Dharma ,SH. SIK.MM beserta ibu Bhayangkari cab. Enrekang di asrama polres yang terkena banjir lumpur.

Lokasi penyaluran hari kedua ini menyasar komplek perumahan subsidi tak jauh dari bantaran sungai Saddang yakni perumahan Hartamas Pusa dan Perumahan Al-Ghifari Desa Karueng kecamatan Enrekang dengan total paket sembako di salurkan dan diterima oleh 40 KK.

Kegiatan dipimpin Kapolres Enrekang AKBP Dedi Surya Dharma, SH, S.IK, MM didampingi Waka Polres Kompol Sulkarnain,SDA, Kabag SDM Kompol. Fatahuddin B, Kasat Reskrim AKP.Abd. Halim SH, Kasat Intelkam Iptu. Zulkarnain S.Sos, Kasi Humas Iptu Agung S, MH dan Pengurus Bhayangkari Cab. Enrekang.

Kapolres Enrekang mengungkapkan, penyaluran bantuan ini berupa sembako bentuk kepedulian Polri khususnya Polda Sulsel dan Bhayangkari Daerah Sulsel terhadap warga Enrekang yang mengalami kerugian materil pasca bencana alam banjir.

“Kami mewakili Bapak Kapolda Sulsel serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel menyerahkan bantuan berupa bahan-bahan sembako, sarung, selimut dan perlengkapan lainnya kepada warga yang terdampak musibah banjir”, Tutur AKBP Dedi Surya Dharma (7/05/24).

Beliau juga sampaikan, kegiatan penyaluran bantuan dari Kapolda Sulsel dan Ketua Bhayangkari daerah Sulsel akan terus disalurkan demi membantu kepada masyarakat Kabupaten Enrekang yang terdampak musibah banjir lumpur beberapa hari lalu.

“Semoga dengan adanya bantuan dari Bapak Kapolda Sulsel serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel ini dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir,”ucapnya.

Datangnya bantuan sembako ke wilayah perumahan tersebut sangat membuat haru dan membahagiakan karena belum
tersentuh pemberian ukuran bantuan bencana sebelumnya.

Sementara itu Warga perumahan terkena dampak bencana mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Kapolda Sulsel dan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulsel atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih pada pak polisi atas bantuan pak Kapolda Sulsel ,kami mendoakan semoga Bapak Kapolda dan Ibu selalu sehat dan dirahmati Allah Subhanahu wataala,” aku warga perumahan Al Giffari Rosminartin.(mas)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV