JALURINFO.COM, ENREKANG- Penantian eksekusi terpidana dr.Adiany binti Adil terjerat kasus UU ITE divonis 2 tahun 4 bulan di PN Enrekang (Sulsel) dan banding Pengadilan Tinggi divonis 1 tahun penjara dilanjut permohonan Kasasi ke Mahkamah Agung yang berujung ditolak.

Eksekusi Terpidana dr.Adiany binti Adil terjerat penyebar luasan informasi menolak anjuran Covid 19 dan harus menjalani vonis 1 tahun setelah putusan kasasi Mahkamah Agung dinyatakan inkrah.

Eksekusi oleh tim eksekutor Kejari Enrekang pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2024 telah berhasil dilakukan dan membawa terpidana mendekam dibalik jeruji besi Rutan Klas II B Enrekang dengan langkah persuasif.

“Eksekusi atas putusan kasasi terpidana dr. Adiany binti Adil telah dilaksanakan penangkapan saat berada di kantor Dinas kesehatan oleh 2 jaksa wanita dikawal tim jaksa eksekutor Kejari Enrekang tanpa melakukan perlawanan berarti untuk menjalani vonis terpidana,” kata Kajari Enrekang Padeli, SH.MHum (11/06/24)

Dalam penjelasan Padeli,SH.Mhum yang dilantik Kajati Sulsel pada Selasa, 7 November 2023 lalu pada awak media menerangkan, hari ini.Selasa, tanggal 11 Juni 2024 pukul 10.00 Wita di kantor Dinas Kesehatan Enrekang, Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Enrekang melakukan eksekusi penangkapan kepada Terpidana dr. Adiany binti Adil.

Eksekusi terhadap terpidana yang mana pelaksanaannya tertunda 1 tahun 2 bulan dikarenakan adanya ketegangan terjadi pada eksekusi kesempatan pertama yang mengancam keselamatan Tim Eksekutor di rumah terpidana saat itu.

“Karena tak kondusif saat eksekusi penangkapan pertama terpidana dari pihak keluarga akhirnya ditunda, dan saat ini reaksi terpidana tetap ada akan tetapi sudah diantisipasi sehingga tak ada kesempatan menolak lagi,”katanya.

Proses hukum terpidana dr. Adiany binti Adil beralamat di Kecamatan Maiwa berdasar Putusan Pengadilan Negeri Enrekang Nomor:58/Pid.Sus/2021/PN Enr, tanggal 07 April 2022 menetapkan terdakwa dengan vonis pidana 2 tahun dan 4 bulan.

Namun Tim JPU maupun terdakwa melalukan upaya Hukum banding ke Pengadilan Tinggi Makassar dengan putusan Pengadilan Tinggi Nomor : 284/Pid.Sus/2022/PT MKS tanggal 09 Juni 2022 menjatuhkan pidana 1 tahun penjara kepada terdakwa.

Dilanjut upaya hukum Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor : 5639/Pid.Sus/2022 tanggal 06 Oktober 2022 dengan amar putusan Mahkamah Agung menyatakan tidak menerima permohonan kasasi dari Terdakwa dr. Adiany binti Adil alias dr. Dian binti Adil.

“eksekusi dilakukan setelah pemanggilan secara resmi kepada Terpidana karena tidak kooperatif setelah menerima relas pemberitahuan putusan kasasi atas putusan Mahkamah Agung RI dan menolak, melawan dan mengancam ketika dilakukan eksekusi Tim Eksekutor,”Ujar Padeli,SH.MHum.

Selanjutnya setelah berhasil dilakukan eksekusi, Terpidana dr. Adiany alias dr. Dian binti Adil langsung dibawa ke Rumah Tahanan Kelas IIB Enrekang untuk menjalani kurungan selama 1 tahun.(mas)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV