JALURINFO.COM, MAKASSAR – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan warga Makassar akhirnya menemui titik terang. Dua pelaku yang dikenal licin dan kerap berpindah-pindah lokasi ini tak berkutik saat tim Resmob Polsek Manggala meringkus mereka saat tengah berpesta narkoba di sebuah rumah kontrakan di Jalan Inspeksi PAM, Kelurahan Antang, Jumat dini hari (4/7), sekitar pukul 01.35 WITA.

Dua pelaku tersebut yakni ZL alias Om Boy (52), seorang tukang kursi, dan GL (22), yang bekerja sebagai sopir. Keduanya berdomisili di wilayah Prumnas Antang, Kecamatan Manggala. Dari hasil interogasi awal, mereka mengakui telah berulang kali mencuri motor di sejumlah lokasi di Kota Makassar.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Iqmal, bersama Panit 1 Opsnal Ipda Andi Fahruddin, setelah melakukan penyelidikan berdasarkan dua laporan polisi yang masuk dalam beberapa pekan terakhir.

“Mereka kami amankan saat sedang berpesta sabu. Dari hasil pengembangan, mereka ternyata pelaku curanmor yang sudah kami buru lama,” ujar Iptu Iqmal, Senin (7/7/2025).

Dalam pengakuannya, Om Boy bertugas sebagai eksekutor utama. Dengan lihai, ia mencuri motor saat pemilik lengah dan meninggalkan kendaraan dalam kondisi tidak terkunci ganda. Motor hasil curian kemudian didorong oleh GL, rekannya, menggunakan motor lain. Salah satu motor hasil curian bahkan dijual melalui sistem COD (Cash On Delivery) di wilayah kota Makassar. Ironisnya, uang hasil kejahatan tersebut langsung digunakan untuk membeli sabu dan berpesta.

“Saya dikasih Rp 500 ribu tiap kali berhasil dorong motor,” ungkap GL saat diperiksa penyidik.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • 1 unit Yamaha Fino
  • 1 unit Honda Scoopy
  • Kunci T, alat andalan pelaku saat membobol motor
  • Pakaian yang digunakan saat beraksi
  • 3 rekaman CCTV yang menangkap aksi pencurian mereka secara jelas

Selain dijerat pasal pencurian kendaraan bermotor, keduanya juga akan diproses atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Sementara itu, Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukumnya.

“Kami masih mengembangkan kasus ini. Ada beberapa nama dan jaringan yang sudah kami kantongi identitasnya,” ujar Kompol Semuel.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan.

“Jangan tinggalkan motor dalam kondisi tidak terkunci ganda. Kejahatan bisa datang kapan saja, terutama saat kita lengah,” tegasnya.

Kini, Om Boy dan GL mendekam di sel tahanan Polsek Manggala, menunggu proses hukum lebih lanjut. Sementara polisi terus memburu kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan curanmor yang sama.

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV