JALURINFO.COM, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memaknai Hari Jadi Bulukumba sebagai momentum untuk evaluasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Menurutnya, setiap hari jadi atau peringatan hari ulang tahun harus menjadi evaluasi dan instrospeksi diri terhadap aktifitas atau pekerjaan yang telah dilakukan, termasuk bagi ASN.

“Kita harus evaluasi, apakah program kegiatan yang kita kerjakan bermanfaat bagi masyarakat. Apakah pelayanan kita juga semakin baik?,” ungkap Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, saat memimpin apel gabungan OPD, di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin 3 April 2025.

Andi Utta sapaan akrab bupati berharap setiap kegiatan yang dianggarkan dan dilaksanakan oleh pemerintah lebih terukur dan memiliki dampak yang lebih baik ke masyarakat.

Menurutnya, jika kegiatan itu berdampak untuk peningkatan ekonomi masyarakat, maka hal itu juga berdampak baik bagi pemerintah, oleh karena masyarakat akan memiliki kemampuan bayar pajak untuk pembangunan daerah.

Olehnya itu, Andi Utta selalu menekankan bahwa program kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus sesuai prinsip prioritas, tuntas dan berkualitas.

Lebih jauh Andi Utta menekankan agar setiap ASN memiliki rasa malu. Malu memiliki gelar pendidikan yang tinggi tapi tidak bisa berbuat.

“Tanamkan dalam diri untuk malu memiliki titel (gelar pendidikan) macam macam tapi tidak mampu berbuat. Itu yang harus kita tanamkan di hari jadi ini,” ungkapnya.

“Mari kita introspeksi diri, malu kalau tidak bisa berbuat, malu jadi kepala dinas atau kepala bidang jika tidak bisa berinovasi. Itu yang saya titipkan di hari jadi ini,” tutup Andi Utta.

Diketahui, Kabupaten Bulukumba memperingati Hari Jadi ke 65 tahun tepatnya pada 4 Februari 2025. Seremoni peringatan Hari Jadi Bulukumba telah dilaksanakan di Lapangan Pemuda melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bulukumba pada Senin, 3 Februari kemarin dan dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Fadjry Djufry.

Tema Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 65 yaitu Ketahanan Pangan untuk Pembangunan yang Berkelanjutan.(*)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV