JALURINFO.COM, LUTIM,- Wakil Bupati Luwu Timur, Mochammad Akbar Andi Leluasa menghadiri acara Syukuran Panen (Padungku) sekaligus Silaturahmi dengan masyarakat di Desa Pancakarsa, Kecamatan Mangkutana, Kamis (25/07/2024). 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi terlaksananya kegiatan tersebut sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Ia menilai bahwa tradisi tersebut juga telah menjadi simbol kerukunan, keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. 

“Panen yang melimpah tahun ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan dan doa dari kita semua. Hal ini perlu kita syukuri dan patut kita jaga karena pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan penerapan pola pertanian yang berkelanjutan agar hasil panen dapat terus meningkat ditahun mendatang,” pesannya.

Lanjut orang nomor dua di Kabupaten Luwu Timur ini mengungkapkan, pemerintah daerah akan selalu mendukung segala bentuk yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara keseluruhan.

“Diantaranya dengan menyediakan fasilitas dan kebijakan yang mendukung peningkatan produksi dan ekonomi petani,” jelas Akbar.

Pada kesempatan ini, Wabup Akbar secara simbolis menyerahkan Bantuan Rumah Ibadah yang berada di Desa Pancakarsa, Penyerahan 1 unit motor untuk Dusun Matallo, Desa Pancakarsa, Penyerahan Bantuan Pupuk Organik Cair kepada petani desa, Bantuan Susu Balita, Penyerahan kostum Tim sepakbola Pancakarsa serta Bingkisan kepada para tokoh agama dan tokoh adat.

Turut hadir Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Satri, Kadis Pendidikan, M. Syukri, Sekcam Mangkutana, Samuel, Camat Kalaena, H. Marsuki, Camat Tomoni Timur, Yulius, Ketua TP PKK Kec. Mangkutana, Musdalifah, Kepala Desa Pancakarsa, Eko Folabessi, para Kepala Dusun, pengurus Karang Taruna desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan warga desa Pancakarsa. (ul/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV