Hadiri Persemian RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar

JALURINFO.COM, GOWA,- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan percaya meningkatnya fasilitas pelayanan publik akan ikut berdampak pada angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gowa.

Hal ini diungkapkan saat meresmikan Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar yang berlokasi di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Senin (29/7).

“Dengan hadirnya rumah sakit ini akan berkontribusi pada perekrutan tenaga kerja, karena setiap ada usaha baru pasti ada pembukaan lapangan pekerjaan. Seluruh perawat atau siapapun yang bekerja disini akan berkontribusi pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan,” ungkapnya.

Bupati Gowa menjelaskan, Kabupaten Gowa merupakan penyangga dari ibukota Makassar, karena menjadi daerah hinterland. Posisi Kabupaten Gowa saat ini menjadi daerah dengan penduduk terbesar ketiga di Sulsel tapi kedepan akan menjadi daerah dengan penduduk besar kedua di Sulsel.

Setiap tahun, Kabupaten Gowa terjadi penambahan jumlah penduduk, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi kenaikan hingga 4 persen.

“Dengan adanya kenaikan jumlah penduduk ini, tentunya fasilitas pelayanan kepada masyarakat salah satunya di bidang kesehatan akan semakin meningkat,” jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi, karena Muhammadiyah terus menunjukkan konsistensinya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas di masa yang akan datang.

“Hari ini kita bersyukur melihat Muhammadiyah terus mengembangkan dan meningkatkan SDM, baik yang ada di Kabupaten Gowa maupun kabupaten lainnya di Provinsi Sulsel. Mudah-mudahan niat baik Muhammadiyah ini akan mendapatkan rahmat dan ridho dari Allah SWT,” harapnya.

Sementara, Rektor Unismuh Makassar, Prof Ambo Asse mengatakan bahwa dilokasi ini sudah hampir 3 hektar. Selain rumah sakit, juga akan sibangun Fakultas Kedokteran 11 lantai dan Gedung Serbaguna.

“Alhamdulillah, sesuai harapan dari Pak Direktur yang menginginkan agar Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit untuk tidak dipisahkan,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Direktur RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Prof dr H Syarifuddin Wahid, RS ini akan memiliki dua fungsi nantinya. Rumah sakit ini akan melayani masyarakat dan menjadi RS Pendidikan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh.

“RS PKU Unismuh terdiri dari 7 lantai dengan fasilitas yang lengkap. Lantai 1 merupakan ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Didalamnya terdapat 4 ruangan yakni Tindakan Bedah, Observasi Bedah, Resusitasi dan Observasi. Di lantai 2, ada ruang pelayanan umum untuk pendaftaran, informasi maupun rekam medik,” jelasnya.

Selain itu, di RS ini juga terdapat ruang Radiologi, X-Ray, pemeriksaan USG, laboratorium, ruang HCU, ruang isolasi ICU dan VIP ICU. Sementara untuk ruang obgyn terdiri dari ruang NICU, HCU, tindakan, delivery dan VIP delivery.

“Untuk layanan rawat inap kami memiliki 115 tempat tidur terdiri dari kelas 1, 2, 3, VIP dan VVIP,” tuturnya.

Peresmian RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar di tandai dengan penekanan tombol di layar dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Gowa dan Rektor Unismuh Makassar. (VH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV