JALURINFO.COM, MAKASSAR, – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, membuka Forum Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, berlangsung di Hotel Karebosi Premier pada Senin (3/2/2025).

Dalam sambutannya, Yasir menyampaikn forum ini menjadi langkah konkret dalam menyusun strategi membangun ketangguhan keluarga yang lebih inklusif.

“Tujuan forum ini untuk merumuskan langkah-langkah dalam membangun ketangguhan keluarga yang lebih inklusif. Dengan adanya forum ini, kita berharap dapat menciptakan strategi yang melibatkan semua pihak untuk saling bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi setiap keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan hasil dari rekomendasi ini disalaraskan dengan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) juga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga.

“Kita ingin memastikan rumusan yang dihasilkan dalam forum ini tidak sia-sia. Semua yang dibahas harus memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diwujudkan dalam program kerja terutama program Bangga Kencana,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Yasir kembali mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti forum ini dengan sungguh-sungguh. Ia berharap setiap peserta dapat berkontribusi dalam menyusun rekomendasi yang akan menjadi dasar bagi kebijakan untuk program-program DPPKB.

“Kita harus memastikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang benar-benar bisa dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt DPPKB Kota Makassar, Akhmad Namsum, turut menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyusun kebijakan yang mendukung pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya forum ini, diharapkan dapat terwujud sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh dan sejahtera,” ujarnya.

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV