JALURINFO.COM, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf meluncurkan program WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) atau paket sarana air bersih di Dusun Bungaya, Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Selasa 25 Oktober 2025.

Pembangunan sarana air bersih ini berupa Sumur Bor, Tandon Air hingga Pipanisasi ini merupakan hasil zakat dari karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bulukumba yang dikumpulkan melalui Yayasan Baitul Mal BRI (YBM BRILiaN).

Pimpinan Cabang (Pimca) BRI Bulukumba, Zaenal Arifin mengapresiasi Yayasan Baitul Mal BRI atas komitmennya menjalankan Tanggung Jawab Sosial melalui program air bersih di Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba.

Menurutnya penyediaan sarana air bersih ini bukan saja program dari segi infrastruktur fisik, tapi juga sebagai investasi kemanusiaan jangka panjang yang manfaatnya bisa terus dirasakan sampai generasi mendatang.

“Pembangunan sarana air bersih ini dengan anggaran Rp238 juta, untuk pengadaan Sumur Bor, Tandon Air dan Pipanisasi. Anggarannya bersumber dari zakat karyawan BRI Cabang Bulukumba,” ujar Zaenal Arifin.

Ia pun berharap hadirnya sarana air bersih ini dapat memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam memudahkan dan memperoleh akses air bersih. Sebab air bersih bukan hanya menjadi kebutuhan hidup, tapi juga akan bermanfaat bagi kesehatan.

“Sebenarnya program WASH ini bukan program yang pertama kali dari YBM BRILiaN di Desa Kindang. Sebelumnya juga, ada renovasi sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI),” jelas Zaenal Arifin.

Sementara itu, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Bulukumba yang terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat melalui program CSR seperti Wash Program Air Bersih ini.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini, menegaskan, bahwasanya, dukungan dari dunia usaha seperti BRI akan memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi seperti ini untuk menjawab persoalan-persoalan fundamental masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, Andi Utta meminta agar masyarakat desa Kindang terutama di Dusun Bungaya agar terus merawat fasilitas dan sarana air bersih tersebut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dengan durasi waktu yang lebih lama.

“Semoga program ini menjadi berkah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menjadi contoh bagi desa-desa lain akan pentingnya kolaborasi demi pemenuhan kebutuhan dasar rakyat,” imbuhnya.

Peluncuran program WASH BRI ini, juga dihadiri sejumlah jajaran Forkopimda Kabupaten Bulukumba, Camat Kindang, Nurdin, Kepala Desa Kindang, Indra, serta puluhan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Kindang, Indra menyampaikan terima kasih mendalam kepada pemerintah daerah yang terus berkolaborasi dengan BRI Cabang Bulukumba dan YBM BRILiaN, sehingga masyarakat di Dusun Bungaya sudah bisa mengakses air bersih.

“Kondisi air bersih di Dusun Bungaya memang agak sulit. Untuk kondisi rumah tangga di Dusun Bungaya, ada sekitar hampir 200 KK (Kepala Keluarga). Terima kasih BRI,” imbuhnya.(*)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV