MAKASSAR, JALURINFO.COM– Sebagaimana diketahui, banjir yang melanda Kabupaten Luwu hingga kini telah menelan korban jiwa sebanyak 14 orang.

Belum terhitung kerugian materil atas rusaknya sawah dan kebun, hanyutnya sejumlah rumah, hewan ternak, kendaraan serta barang-barang berharga lainnya.

Karena itu, Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Open Donasi untuk menghimpun bantuan dari keluarga besar Wija to Luwu untuk disalurkan kepada para korban terdampak.

“Open Donasi dalam program bertajuk ‘KKLR Sulsel Peduli Luwu’ ini dibuka sejak Sabtu, 4 Mei 2024 hingga beberapa hari ke depan,” jelas Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda di Makassar, Minggu, 5 Mei 2024.

Dikatakan Asri, donasi dapat langsung ditransfer ke rekening Bank BNI nomor 2116977775 atas nama Ibu Subiati.

“Bagi yang sudah transfer, diharapkan bisa melakukan konfirmasi via WA ke Hj. Subiati Hamzah di nomor 0853-9831-7777 agar tercatat dengan baik sebagai bentuk transparansi,” harapnya.

Asri menambahkan, per hari Minggu (05/04) malam, telah terkumpul sekitar 37 juta dari puluhan donatur, baik yang berasal dari Sulsel, di luar Sulsel bahkan dari luar negeri.

“Alhamdulilah, dari laporan penanggung jawab dana, sudah ada sejumlah begitu. Insya Allah segera didistribusikan ke lokasi terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan Ir Hasbi Syamsu Ali yang berada di Kabupaten Luwu sejak Jumat (03/05) mengatakan bahwa donasi yang terkumpul akan didistribusikan dalam beberapa bentuk.

“Jadi selain bahan makanan seperti mie instan, ikan kaleng dan beras, kami tengah mempersiapkan bantuan berupa makanan siap saji karena pertimbangan teknis para korban yang belum bisa memasak di rumah atau di tempat pengungsian,” jelasnya.

Menurut dia, bantuan berupa makanan siap saji sangat dibutuhkan hingga kondisi rumah warga dan tempat pengungsian sudah bersih dan tidak lagi basah karena air dan lumpur.

“Ada tim di Belopa yang disiapkan untuk memasak dan menyiapkan dalam bentuk nasi bungkus. Insya Allah kalau semua teknisnya siap, mereka akan beraksi secepatnya, paling tidak mulai Sabtu (06/05) sore,” ungkap Hasbi.

Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Universitas Hasanuddin itu menambahkan, pihaknya juga menyiapkan satu unit alat berat berupa excavator yang akan dikirim ke lokasi bencana yang sangat prioritas.

“Kami juga siapkan satu unit alat berat excavator untuk membantu tim penanggulangan bencana. Ini bisa digunakan untuk membuka akses jalan atau mengangkat lumpur yang menghalangi mobilitas bantuan logistik,” terang Hasbi.

Tak lupa Hasbi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program kepedulian sosial ini.

“Terima kasih kepada semua donatur. Ini tentu akan meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang terkena bencana di Luwu. Semoga Allah membalasnya dengan keberkahan dan pahala berlipat ganda,” tutupnya. [*]

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV