JALURINFO.COM, GOWA- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi berbagai program Polda Sulsel yang menyasar Kabupaten Gowa yakni bakti kesehatan, bakti sosial disandingkan Peresmian Bedah Rumah dan Mushola Al-Aqhsa Polsek Barombong dalam rangka Hari Bhayangkara ke 78 Tahun di Lapangan Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo, Rabu (26/6).

Dirinya mengatakan program atau bantuan yang diberikan oleh Polda Sulsel melalui Polres Gowa kepada masyarakatnya ini sangat membantu. Menurutnya hal tersebut suatu keberkahan bagi Kabupaten Gowa yang dari dulu selalu mendapatlan perhatian lebih dari Polda Sulsel.

“Alhamdulillah Kabupaten Gowa kembali mendapatkan sebuah keberkahan. Hari ini Polri semakin menunjukkan bahwa inilah institusi yang menjadi pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada, bukan hanya berbicara keamanannya tetapi juga memperhatikan masyarakat yang betul-betul membutuhkan uluran tangan sehingga mendapatkan bantuan khususnya dalam rangka HUT Bhayangkara yang Ke-78,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Gowa itu menyampaikan, dirinya bersama jajaran Polres Gowa terus berkolaborasi dengan baik khususnya dalam menjaga keamanan di Kabupaten Gowa.

“Hubungan pemerintah dengan Polres Gowa sangat baik. Kami yakin dan percaya tidak ada keberhasilan tanpa hadirnya keamanan, karena keamanan yang baik pasti daerah akan terjaga dengan baik pula, sehingga Alhamdulillah Kabupaten Gwa juga terus melompat menjadi daerah yang berkembang, maju dan masyarakatnya makin sejahtera di masa yang akan datang salah satunya terbukti dengan angka BPS dimana Gowa berasa urutan kedua peningkatan ekonomi tertinggi di Sulsel,” jelasnya.

Olehnya ia berharap, kedepan koloborasi dan kerjasama yang terjalin hingga saat ini antara pemerintah dan kepolisisan semakin meningkat sehingga semakin banyak program yang dihadirkan khususnya yang menyasar masyarakat Gowa yang membutuhkan.

“Atas nama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat kami bangga dan berterima kasih kepada bapak Kapolda bersama dengan seluruh jajaran yang telah memberikan bantuannya. Semoga kerjasama antara pemerintah Kabupaten Gowa dan Polri baik Polda maupun Polres Gowa terus dapat dijaga bahkan ditingkatkan sehingga kami terus memberikan persembahan yang terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada,” tutupnya.

Sementara Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.

“Acara ini ini disandingkan dengan peresmian bedah rumah, dimana di Kabupaten Gowa itu sebanyak 5 unit. Kegiatan bedah rumah ini kita lakukan di tiap kabupaten/kota dengan syarat utamanya harus milik yang bersangkutan atau tidak boleh numpang di tanah orang lain dan rumah tidak layak huni,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial yakni mulai dari penyaluran 2.200 paket sembako, paket umrah, dan bakti kesehatan berupa pengobatan umum sunatan massal, stunting, donor darah, dan bantuan hidup dasar dimana secara serentak dilaksanakan di Sulsel sebanyak 6.145 sasaran.

“Ada berbagai jenis kegiatan yang kita lakukan pada bakti kesehatan ini seperti pelayanan kesehatan disabilitas 715 orang, dukungan alat bantu disabilitas kepada 114 orang, pengobatan umum 2.635 orang, sunatan massal 621 orang, donor darah 1.235, screening stunting 512 orang, operasi bibir sumbing 36 orang, sosialisasi bantuan hidup dasar 218 orang, dan terakhir adalah benda minor sebanyak 59 orang. Semua ini tersebar di seluruh Sulsel termasuk di Kabupaten Gowa,” urainya.

Salah satu penerima bantuan bedah rumah, Nasrullah masyarakat Kecamatan Barombong mengaku bersyukur atas terpilihnya sebagai penerima bantuan. Menurutya setelah ini hal tersebut patut disyukuri Karena takut nanti toboh, sangat memprihatinkan bahkan lantainya ada beberapa baliho bekas, dinding bambu apalagi kalau hujan pasti air masuk semua

“Terima kasih kepada jajaran polda dan polres Gowa yang membangun rumah ini sehingga kelihatan layak huni dan terimakasih telah memilih wilayah dan keluarga kami untuk program bedah rumah ini,” ungkapnya penuh haru.

Pada pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Pemprov Sulsel, Perwakilan Forkopimda Sulsel, Forkopimda Gowa, beberapa SKPD Lingkup Pemkab Gowa, masyarakat pada enam kecamatan yakni Kecamatan Bontonompo, Bontonompo Selatan, Bajeng, Bajeng Barat, Pallangga dan Barombong.(NH)

@jalurinfotv

Stiker Miskin Bikin Mundur dari Bansos

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Breaking News Penangkapan Pelaku Penembakan di Dekat Gedung Putih

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

“Bandara IMIP Bikin Heboh, Milik Siapa Sebenarnya” Bandara yang berada di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah ini selama ini dikaitkan dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), salah satu pengelola kawasan industri nikel terbesar di Indonesia. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Bandara IMIP? “Merujuk pada pemberitaan di berbagai media nasional, pengamat ITB Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro memaparkan bahwa Bandara IMIP merupakan private airport atau bandara privat khusus yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT IMIP. Bandara ini dibangun untuk keperluan logistik internal kawasan industri, mulai dari mobilisasi tenaga kerja, transportasi manajemen, hingga pengangkutan material industri.

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Polemik Bandara Morowali TNI Dikerahkan, IMIP Bantah ‘Tanpa Negara’ Markas Besar TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk mengamankan bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya bandara yang disebut tidak memiliki perangkat negara. TNI menegaskan dukungannya terhadap pemerintah untuk memastikan seluruh fasilitas strategis berada dalam kendali negara, serta meningkatkan koordinasi dengan Kemenhub, Kemhan, Polri, dan Pemda terkait perizinan, pengawasan, dan keamanan fasilitas udara. Sementara itu, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menepis isu tersebut dengan menyatakan bahwa Bandara IMIP resmi terdaftar di Kemenhub dan diawasi Otoritas Bandara Wilayah V Makassar. IMIP menegaskan bahwa semua operasional bandara berjalan sesuai regulasi. Polemik ini mencuat setelah Menhan Sjafrie meninjau bandara di kawasan pertambangan Morowali dalam rangka Latihan Terintegrasi 2025. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali yang berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi, terlebih karena lokasinya dekat jalur laut strategis ALKI II dan III. Menhan menegaskan perlunya deregulasi dan penguatan pertahanan di titik-titik strategis, serta komitmen negara memberantas aktivitas ilegal yang merugikan kekayaan nasional. Ia menutup dengan menegaskan bahwa “Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik.”

♬ original sound - JALURINFO TV
@jalurinfotv

Rusia Tutup ‘Kuali Mirnograd’, Ribuan Tentara Ukraina Terjebak Situasi di front timur Ukraina kembali memanas setelah pasukan Rusia menutup rapat “Kuali Mirnograd” yang menjebak ribuan tentara Ukraina dan sejumlah tentara bayaran asing. Sumber-sumber Ukraina turut mengonfirmasi kondisi ini, menyebut lebih dari 2.000 personel kini terperangkap tanpa jalur keluar. Rusia dikabarkan telah meminta seluruh pasukan Ukraina yang terkepung untuk meletakkan senjata dan menyerah. Di sektor lain, kemajuan signifikan juga dilaporkan. Divisi ke-20 Rusia terus bergerak di sepanjang jalan raya utara Yablonovka menuju Berestka, lokasi pertahanan kuat Ukraina. Sementara itu, Brigade ke-4 dan Resimen ke-78 berhasil membebaskan Ivanopolye dan memperluas garis depan dari Aleksandro-Shultino-Ivanopolye hingga mendekati wilayah tenggara Konstantinovka, yang sebelumnya hanya dijangkau oleh unit sabotase Rusia. Pergerakan Rusia juga terlihat di arah Gulyaypole, dengan total wilayah 12,9 km² yang diklaim telah direbut dalam beberapa hari terakhir. Di tengah eskalasi pertempuran, muncul perkembangan terkait rencana damai yang diinisiasi Donald Trump. Moskow melalui Ushakov menegaskan beberapa poin penting: rencana perdamaian AS tidak dibahas di Abu Dhabi, belum didiskusikan dengan pihak mana pun, dan belum diterima secara resmi oleh Rusia. Moskow juga menilai pihak Eropa "terlalu mencampuri" proses perdamaian Ukraina, yang menurut Rusia justru menghambat solusi nyata.

♬ original sound - JALURINFO TV