JALURINFO COM, MAKASSAR – Puluhan warga Perumahan Villa Mutiara Jelita, RW 12, menggelar pertemuan di Pos Keamanan Cluster Jelita, Sabtu (11/7/2026), untuk membahas distribusi air bersih yang dinilai tidak merata di lingkungan perumahan.

Sekitar 30 warga menghadiri pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WITA. Mereka semula berencana mendatangi kantor pengelola perumahan guna menyampaikan aspirasi terkait jadwal pendistribusian air bersih yang dinilai belum memenuhi kebutuhan sebagian warga.

Ketua RW 12, Alam, mengajak warga terlebih dahulu menyatukan usulan dan masukan agar aspirasi yang disampaikan kepada pengelola lebih terarah.

“Sebelum bertemu dengan pihak pengelola, sebaiknya kita menyusun poin-poin yang menjadi tuntutan bersama agar persoalan yang disampaikan lebih jelas,” ujarnya.

Salah seorang warga, Yustinus, mengatakan persoalan distribusi air bersih telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, berbagai keluhan telah disampaikan kepada pengelola, namun warga berharap adanya solusi yang lebih efektif.

Ia menjelaskan bahwa ketika pasokan air tidak mengalir, pengelola terkadang menyalurkan bantuan air menggunakan mobil tangki. Namun, menurutnya, layanan tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan karena waktu pengirimannya tidak selalu cepat.

Sejumlah warga lainnya juga menyampaikan harapan agar pembagian air dilakukan secara lebih merata. Mereka menilai apabila debit air sedang berkurang, maka pengaturan distribusi perlu disesuaikan sehingga seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Dalam pertemuan tersebut hadir pula perwakilan pengelola perumahan, Budi, yang mendengarkan langsung berbagai masukan dari warga.

Menurut Budi, berkurangnya debit air dipengaruhi oleh musim kemarau serta adanya salah satu pompa sumur bor yang mengalami kerusakan sehingga kapasitas distribusi air menurun.

Karena perwakilan pengelola telah hadir dalam forum tersebut, rencana warga untuk mendatangi kantor pengelola akhirnya dibatalkan. Seluruh aspirasi disampaikan langsung kepada Budi untuk diteruskan kepada manajemen.

Melalui Ketua RW 12, warga menyampaikan beberapa tuntutan kepada pihak pengelola, antara lain

  • Meminta peninjauan dan perubahan jadwal distribusi air agar lebih merata, termasuk usulan memusatkan aliran air ke Cluster Jelita selama satu hari sesuai jadwal yang disepakati.
  • Meminta pengelola memberikan informasi mengenai jalur distribusi air atau peta jaringan pipa agar warga memahami sistem penyaluran air di lingkungan perumahan.
  • Meminta agar pembagian air bersih dilakukan secara adil dan merata kepada seluruh warga.

Budi menyampaikan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pihak pengelola. Warga dijadwalkan menerima tanggapan resmi dari manajemen pada Senin (13/7/2026).

Warga berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperoleh solusi atas distribusi air bersih sehingga kebutuhan air di seluruh lingkungan Perumahan Villa Mutiara Jelita dapat terpenuhi secara lebih merata.
(zdn)